Kapan Sebaiknya Anak Pakai Behel?
Istilah behel dengan warnanya yang beraneka ragam itu dalam kedokteran gigi disebut juga dengan perawatan ortodontik cekat atau fixed Orthodontic. Behel berfungsi untuk merapihkan gigi yang posisinya tidak teratur.
Dalam dunia kedokteran gigi, terdapat 2 jenis perawatan ortodontik yaitu dengan alat lepasan (removable appliance) dan alat cekat (fixed appliance). Alat lepasan dapat dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien, sedangkan alat cekat selalu menempel pada gigi dan tidak dapat dilepas-pasang sendiri oleh pasien. Tujuan dari kedua alat tersebut juga berbeda, alat lepasan hanya memberikan hasil pergerakan gigi yang terbatas, oleh sebab itu seringkali diberikan untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan akar gigi. Sedangkan alat cekat memberikan pergerakan gigi yang lebih banyak daripada alat lepasan, sehingga memungkinkan perawatan baik pada anak maupun orang dewasa.
Waktu yang tepat untuk penggunaan alat ortodontik cekat bagi anak berbeda-beda tiap anak, tergantung dari :
- Keparahan kelainan susunan gigi (maloklusi) anak. Terdapat beberapa kelainan oklusi gigi anak yang harus segera dikoreksi untuk mencegah keparahannya seiring anak makin beranjak dewasa. Misalnya : gigi seri rahang awah berada di depan gigi seri rahang atas, gigi tonggos, atau gigi berjejal (crowding) parah.Kelainan-kelainan tersebut perlu segera dikoreksi untuk mencegah keparahan lebih lanjut ketika anak dewasa, yang tentunya akan semakin kompleks dan membutuhkan biaya yang lebih besar.
- Tahap pertumbuhan gigi tetap anak.Mulai usia 7 tahun biasanya anak sudah memiliki beberapa gigi tetap. Bila gigi-gigi tersebut sudah cukup untuk dilakukan pemasangan alat ortodontik cekat maka perawatan tersebut dapat dipertimbangkan. Biasanya pemasangan kawat gigi akan lebih efektif dilakukan pada akhir masa gigi campur atau ketika anak memasuki masa pubertas (12 tahun). Walaupun sudah kelihatan berjejalan, sebaiknya biarkan gigi tetap tumbuh dulu sampai sekitar usia 12 tahun, agar perkembangan rahangnya maksimal.
- Pengaruh kelainan gigi tersebut terhadap interaksi sosial anak.Keadaan gigi yang parah seperti gigi yang tonggos seringkali mempengaruhi penampilan anak sehingga anak menjadi bahan olok-olok di sekolah. Bila hal ini terjadi perwatan ortodontik mungkin dapat dipertimbangkan sebagai solusinya.
- Kooperatif anak. Pemasangan alat ortodontik cekat membutuhkan ketelitian yang akurat. Anak harus dapat duduk diam & tenang selama pemasangan. Hal ini mustahil dilakukan pada anak masih takut ke dokter gigi ataupun yang memberontak dengan sikap tidak terkendali.
- Kebersihan mulut anak. Pemasangan alat ortodontik cekat menyebabkan semakin mudahnya sisa-sisa makanan terjebak diantara gigi geligi dan semakin rentan pula mengalami gigi berlubang (karies). Oleh sebab itu anak harus mampu melakukan pembersihan gigi dengan baik.
...................................kids orthodontics....................................

Tidak ada komentar:
Posting Komentar